HMG: Sibuk atau Apatiskah?

Berkontribusi untuk Unpad bukan berarti tidak peduli dengan himpunan, justru hal itu yang dapat mengharumkan nama HMG di dunia luar. (Iqbal Barrelvi/Geocentric)

Setiap instansi pendidikan pasti memiliki ragam kegiatan dan berbagai lembaga untuk mengembangkan mahasiswanya. Begitu pula dengan himpunan kita, iya Himpunan Mahasiswa Geologi (HMG) kita. HMG memiliki 1 Badan Eksekutif, 1 Badan Legislatif, 4 Lembaga Keprofesian, 1 Badan Khusus, 1 Lembaga Pecinta Alam, 1 Lembaga Kerohanian, serta 1 Lembaga Jurnalistik. Kalau dihitung-hitung cukup banyak memang, 10 lembaga dengan sumber daya mahasiswa yang hanya sekitar 530 kepala. Kalau dibagi rata memang masing-masing individu kita sangat sibuk! Ditambah dengan kuliah dan praktikum yang seperti tak ada habisnya.

Tahukah kamu apa itu Prabu? Forsi? PEF? Mungkin sangat familiar di kuping kita dengan acara-acara besar Kema Unpad tersebut. Tapi tahukah kamu Ada Apa Dengan Dian Sastro? AYIC? PIEF? Festival Sambal Nusantara? Mungkin hanya segelintir orang yang pernah mendengar atau mengetahui infonya. Iya betul, itu juga merupakan acara dari Kema Unpad. Lantas apa hubungannya HMG dengan Kema Unpad tersebut?

Semua warga himpunan pasti ingin berkontribusi, ya itu janji mabim kan? Semua berpikir untuk masuk Lembaga A, B, C, dll. Ya benar, himpunan kita dapat menjadi wadah kita untuk berkembang, dan itu membuat kita teramat sibuk. Lantas tahukah kalian bahwa di luar sana, di luar HMG masih ada wadah yang lebih besar, dan juga dapat mengembangkan diri kita. Gak tahu infonya? Itulah yang belum kita lakukan! Kita bisa dibilang memiliki minat yang rendah untuk berkembang di luar zona nyaman kita. Bisa dibilang bahwa kita memang kurang mengetahui apa saja yang terjadi di luar sana. Padahal, kesempatan kita untuk berkontribusi sangat luas jika kita memiliki keinginan untuk mencari tahu. Apakah aktif di Kema Unpad artinya kita tidak kontribusi di Himpunan? Salah besar. Dengan bekerja baik di luar sana, itu juga termasuk ke dalam kontribusi, membanggakan nama HMG di luar sana.

Kema Unpad merupakan jantung organisasi almamater kita, dan sayangnya dari 260 orang pengurus Kema Unpad, hanya 2 orang dari HMG kita. Padahal visi yang dibawa Kema Unpad saat ini adalah sebuah kolaborasi, dan yang menjadi harapan adalah salah satunya FTG dapat muncul ke permukaan Kema Unpad. Meskipun secara garis besarnya permasalahan Unpad adalah pada mahasiswanya itu sendiri yang kurang memiliki rasa ke-Unpad-an, kurang menyadari bahwa BEM Kema Unpad yang mempunyai acara-acara untuk seluruh mahasiswa Unpad.

Lantas apa yang dipandang orang-orang di luar HMG terhadap kita? Mereka pun mengakui bahwa kita memiliki tubuh organisasi yang sangat baik, standar kerja yang tinggi, dll. Sebenarnya mereka pun ingin belajar dan bekerja sama dengan kita di luar sana. Pandangan buruknya adalah HMG dinilai terlalu apatis, sombong, dll. Padahal apa yang sebenarnya terjadi adalah HMG terlalu sibuk dengan lembaga-lembaga di dalamnya, juga akademik mungkin. Yang kedua adalah karena informasi mengenai acara, kegiatan, open recruitment (oprec) project officer, oprec kepanitiaan dalam ranah Kema Unpad itu kurang terdengar oleh kita. Entah itu karena memang HMG yang terlalu apatis atau memang karena informasi tersebut kurang terpublikasi.

Apakah kerja dalam ranah Kema Unpad bakal sibuk? Susah? Jawabannya adalah kembali kepada diri kalian masing-masing, bagaimana kita dapat memosisikan diri sebaik mungkin, juga niatkan diri untuk berkembang. Toh, secara softskill yang didapat sebenarnya sama aja seperti berorganisasi di HMG, yang membedakan adalah caranya. Di kema unpad kita akan bertemu banyak mahasiswa Unpad lainnya dengan kepribadian dan karakter yang beragam, dan cara kerja yang juga beragam, di situlah kita bisa belajar banyak dan dapat mengembangkan pribadi kita sendiri.

Sudah punya pandangan terhadap Kema Unpad? Ambil sikap! Terjun ke dunia Kema Unpad pasti akan menambah pengalaman, relasi, serta pembelajaran bagaimana harus bersikap dengan orang-orang di luar HMG. Seperti yang kita tahu saat ini Vice Project Officer Prabu 2018 merupakaan salah satu warga HMG, yang memiliki rekam jejak memang sejak awal menggeluti dunia per-Kema-an. Artinya jika memang ingin benar-benar menjadi aktifis Unpad, mulailah dari langkah kecil. Mulailah aktif di kepanitiaan acara yang diselenggarakan Kema Unpad, seperti Forsi, Prabu, Pef, Unpad Award, AYIC, Market Town, dsb. Info perihal acara tersebut pasti akan sampai ke kita. Sibuk? Di situlah kita bisa belajar memanajemen waktu yang baik.

Keluarlah sejenak dari zona nyaman di HMG, belajar banyak dari luar agar kita mendapat pandangan terhadap HMG dari sisi lain, agar HMG dapat terus berbenah dan menjadi lebih baik ke depannya. Bekerjalah di luar agar kita merasakan hangatnya rumah HMG kita. HMG bukan apatis, HMG sibuk tapi pasti bisa mengatur waktu. Sudah saatnya HMG menjadi agen perubahan menuju Kema Unpad yang lebih baik. Saudara kita sudah berani menjadi Vice Project Officer Prabu 2018, yakali ga bantu?

 

(M. Ghozi/Kontributor)

Leave a Reply

Your email address will not be published.