Toko “D” Jendela Dunia Anak Geologi

Buku adalah jendela dunia. Di era digital sekarang, masyarakat khususnya para pelajar atau mahasiswa lebih condong mengakses di internet, baik itu dalam mencari tugas atau sekadar ingin menambah ilmu. Kenapa dibilang “sekadar”? Karena jika membuka di handphone atau laptop, tentunya perhatian kita juga akan tertuju pada aplikasi lain seperti game atau media sosial. Di internet pun pasti kita kesulitan untuk mencari referensi yang benar-benar terjamin kebenarannya. Berbeda dengan buku yang sudah diterbitkan, pengarangnya jelas begitupun dengan penerbitnya.

Untuk  mahasiswa Geologi Unpad Jatinangor, tak usah bingung untuk mendapatkan buku atau bahan bacaan lainnya. Toko “D” yang berlokasi di Jalan Raya Jatinangor tepatnya di sekitar depan Warung Suroboyo, merupakan tempat fotocopy yang menjual alat tulis sekaligus buku-buku geologi. Buku yang dijual tidaklah sedikit, ada berbagai buku sesuai dengan mata kuliah yang bebeda-beda. Seperti geologi dasar, petrologi, geokimia, geomigas dan lain-lain. Toko “D” yang berdiri pada tahun 2000 ini (19 tahun) tentunya sudah tak asing lagi di kalangan mahasiwa Geologi Unpad.

Kenampakan depan Toko “D” (Claudia Noya/Geocentric)

“Kita menjual buku-buku geologi awalnya karena kedekatan dengan mahasiswa angkatan 2000-an. Mereka dulu suka nitip buku di sini, buat bisa di-copy oleh teman yang lain juga. Jadi sampai sekarang kita ada masterannya,” tutur Bu Lina (41 tahun) pemilik Toko “D”. Menurut Bu Lina bukan hanya mahasiswanya saja, tapi beberapa dosen Geologi Unpad juga memiliki kedekatan dengan mereka, seperti Prof. Dr. Ildrem Syafari, DEA., Ir. Undang Mardiana, M. Si., almarhum Pak Geni, serta ada beberapa dosen lain.

Lina saat usai diwawancara Redaksi Geocentric di Toko “D”. (Claudia Noya/Geocentric)

“Dari awal berdiri, kita gak pernah menargetkan untuk menjual buku geologi atau bahkan buku-buku yang lain, karena harus ada izin resmi dari penerbitnya dan bukan hak kita juga untuk menyebarluaskan buku-buku dalam bentuk fotokopian. Intinya takut beresiko. Cuman kebetulan yang nitip di sini adalah dosen-dosen geologi sendiri, juga sudah ada persetujuannya, dengan maksud memudahkan mahasiswa geologi dalam mendapat bahan bacaan. Itu juga buku atau diktat karya mereka sendiri,” kata bu Lina.

Bukan hanya mahasiswa Geologi Unpad, prodi geologi dari beberapa universitas lain pun juga sering membeli buku di sini. Seperti mahasiswa geologi dari Univesitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Institut Teknologi Bandung (ITB), bahkan Bu Lani mengaku bahwa mahasiswa geologi dari salah satu universitas di Papua juga sudah ada masteran dari beberapa buku yang dijual di sini.

Jadi, bagi mahasiwa semester bawah atau atas yang mencari buku-buku atau diktat geologi silahkan berkunjung di Toko “D”. Bagi yang sudah beli atau punya buku pegangan sendiri, jangan biarkan bukunya berdebu percuma. Jika ingin berwawasan luas, jangan malas untuk membaca!

 

(Claudia Noya/Geocentric)

Leave a Reply

Your email address will not be published.