Supporter Kebanggaan HMG: Raptor Geologi Unpad

Siapa yang tak kenal Raptor Geo? Kalau kamu anak Unpad pasti sudah sering mendengar “Aum”-annya baik di acara besar Unpad seperti Forsi dalam mendukung kontingen-kontingen dari HMG maupun pada kegiatan perayaan wisuda mahasiswa Teknik Geologi Unpad.

Raptor Geo sendiri merupakan singkatan dari Rombongan Supporter dan Eksekutor Geologi yang didirikan pada tanggal 11 Maret 2013 dan diproklamirkan pada saat acara konsolidasi himpunan. KKM yang berada di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Geologi ini beranggotakan seluruh warga HMG dengan pengurus inti yang terbagi menjadi beberapa jabatan yang memiliki tugasnya masing-masing. Untuk kepengurusan inti Raptor Geo tahun 2019 ini sendiri, memiliki struktur kepengurusan berupa Jenderal, Kolonel, Kapten, dan Batalyon. 

Raptor Geo didirikan bukan tanpa alasan. “Kalau dibentuknya Raptor sebenarnya kami dulu cuma mau kita sebagai warga HMG harus lebih bangga dan memberi apresiasi lebih sesama warga himpunan, tanpa membedakan daerah, give respect got respect lah. Raptor bukan Student Chapter jadi semua warga himpunan adalah Raptor, Raptor adalah warga himpunan. Semua bersatu happy-happy dukung HMG di manapun dan kapanpun.” Ujar Reza Vahagia (HMG 2010) sebagai Jenderal pertama Raptor Geo saat ditanya mengenai alasan dibentuknya Raptor Geo.

Sejalan dengan alasan terbentuknya Raptor Geo untuk memberikan apresiasi serta sebagai wadah untuk bersenang-senang bersama seluruh warga HMG, Raptor Geo juga memiliki fungsinya tersendiri. “Fungsi Raptor itu untuk menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap HMG. Banyak yang berpikiran Raptor cuma ada saat HMG lomba saja padahal mah enggak. Contoh lain keikutsertaan Raptor itu saat arak-arakan wisuda HMG. Kita mengapresiasi kakak tingkat kita yang sudah lulus, sudah lelah belajar dengan cara bersenang-senang. Selain saat lomba dan arak-arakan, Raptor juga ikut serta saat ada acara Himpunan seperti HMG Meet Up. Saat warga himpunan yang datang sudah suntuk dengan segala permasalahan yang ada, kami hibur kembali, kami tumbuhkan lagi rasa cinta terhadap himpunan.” Jelas Eryant Sakti Formansya (HMG 2016) sebagai Jenderal Raptor Geo kepengurusan tahun 2019.

Salah satu kegiatan Raptor Geo di acara Forsi Unpad. (Dokumentasi pribadi Raptor Geo)

Dalam menjalankan fungsinya Raptor Geo tidak luput dari berbagai kendala, baik itu kendala yang berasal dari internal maupun eksternal Raptor Geo itu sendiri. Kebanyakan dari berbagai kendala tersebut diakibatkan oleh kurangnya komunikasi, baik dengan supporter jurusan lain di Unpad maupun dengan warga HMG itu sendiri. Salah satu kendala besar yang belakangan ini terlihat jelas adalah kurangnya antusiasme warga himpunan dalam mendukung kontingen-kontingen HMG dalam berbagai perlombaan terkecuali pada pertandingan besar dan hanya pada cabang lomba tertentu. “Nah itu juga masuk ke kendala. Entah salah dari Raptornya yang kurang memberi informasi atau hal lain. Tapi semoga aja cuma karena kegiatan akademik hahaha. Tapi itu yang jadi PR, baik dari Raptor maupun warga himpunan. Percayalah, HMG butuh kita tiap saat bukan untuk beberapa saat saja.” Ungkap Eryant (HMG 2016) menanggapi kendala besar tersebut.

Berbeda dengan kendala yang dihadapi Raptor Geo di masa kini, Raptor Geo di masa awal didirikannya hanya memiliki sebuah kendala. “Waktu raptor baru lahir kasarnya kita baru pertama kali menemukan tempat baru, wadah baru, rumah baru, yang di dalamnya gak ada yang namanya open recruitment jadi di semua match pasti ramai, apalagi waktu big match bisa gak ada tempat. Dulu kendala kita cuma satu yaitu takut penerus kita gak bisa membesarkan Raptor.” Ungkap Reza (HMG 2010) saat ditanya mengenai kendala Raptor Geo pada masa kepengurusannya.

Namun Raptor Geo sendiri telah berusaha meminimalisir kendala-kendala yang mungkin terjadi dengan beberapa tindakan, seperti melakukan mediasi dengan supporter dari jurusan lain pada saat sebelum pertandingan serta membuat poster dan ajakan langsung kepada warga himpunan untuk selalu ikut serta meramaikan pertandingan maupun acara-acara yang melibatkan warga HMG.

Keramaian warga HMG saat mendukung Geo FC di Balai Santika. (Dokumentasi pribadi Raptor)

Selain berbeda dalam hal kendala terdapat perbedaan lain antara Raptor Geo masa kini dengan Raptor Geo saat awal didirikannya. Menurut Reza Vahagia (HMG 2010) sebagai Jenderal pertama di masa awal didirikannya Raptor Geo, Raptor Geo di masa kini telah berkembang menjadi lebih besar, lebih kreatif, lebih loyal, dan lebih militan. Dengan itu, Reza (HMG 2010) berharap ke depannya Raptor Geo bisa terus menjadi lebih baik dan lebih besar lagi, sesuai dengan harapan para pendiri Raptor Geo terdahulu.

Sejalan dengan harapan Jenderal pertama Raptor Geo, Jenderal Raptor Geo kepengurusan tahun 2019 yakni Eryant Sakti Formansya (HMG 2016) juga memiliki harapan yang besar bagi Raptor Geo dan seluruh warga HMG. “Ya harapannya pasti lebih baik lagi, lebih asik lagi, lebih rame lagi, bukan berarti Raptor sekarang gak asik dan gak rame ya hahaha. Harapan terakhir sih Raptor sampai kapanpun bisa menjadi Best Supporter di Unpad, jadi juara umum Forsi untuk tahun ini dan selamanya.” Ungkap Eryant (HMG 2016) bersemangat. Selain itu, Eryant (HMG 2016) juga menambahkan sebuah pesan untuk seluruh warga HMG “Teruntuk warga HMG, mari kita bersama-sama mengawal kebanggaan kita, tak peduli dalam kondisi apapun itu. Keluarga macam apa yang meninggalkan anggotanya sakit sendirian? Keluarga macam apa yang tidak ikut senang jika ada anggotanya yang bahagia? Teruntuk HMG, percayalah bahwa kami selalu ada untukmu dan selalu berjuang bersamamu.”

 

(Salsabilla Evelyn/Geocentric)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *